Kategori : PRAMUKA Dipublish pada tanggal 25/11/2024 18:34:03 WIB
SMANSaKuNews. Setelah memenangkan pertandingan LCTP Putra dan Putri SMA Negeri 1 Kutowinangun yang berjumlah 6 orang akhirnya mewakili Kwartir Ranting Kutowiangun untuk maju di ajang LCTP tingkat Kabuoaten, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 16 November 2024 di kantor Kwarcab Kebumen.
Ajang tahunan LCTP ini diselenggarakan rutin tiap tahun oleh Kwarcab Kebumen, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kepramukaan dikalangan pelajar. Setelah mengikuti babak penyisihan, tersisa 6 tim yang maju ke tahap final. Salah satu tim Tim Penegak Putri SMA Kutowinangun, masih harus mengikuti lomba sampai final, sementara tim Penegak Putra harus tersisih di tahap awal.
Menurut penuturan Ashilah, didampingi 2 teman tim lainya, "Materi LCTP terdiri dari materi SKU, AD/ART Gerakan Pramuka, Pengetahuan Kepramukaan dan Pengetahuan Umum. Butuh persiapan secara matang bila ingin mengalahkan tim dari sekolah lain" ujarnya.
Tim Penegak Putri SMA Negeri 1 Kutowinangun yang terdiri dari Ashilah Khansa Brilliana Kelas XI/Fase FD-4, Difa Luthfia Zahra Kelas XI/Fase FD-7, dan Verylyta Eyleen Agatha Kelas XI/Fase FD-1 akhirnya, harus mengakui keunggulan Tim LCT dari sekolah lain, dan harus puas duduk di peringkat 4 atau Juara Harapan 1, setelah tertinggal skor dengan SMA Negeri 1 Prembun, SMA Negeri 1 Ambal dan SMA Negeri 1 Kutowinangun.
“Kedepan, butuh persiapan lebih matang, agar dapat menguasai materi, sebab dalam LCTP dibutuhkan kecepatan juga dalam menjawab pertanyaan dari Dewan juri. Selain itu kita juga tidak boleh menyepelekan lawan, sebab bisa jadi lawan kita jauh lebih mempersiapkan lebih lama” ungkapnya di depan Jurnalis SMANSaKu.
Penghargaan berupa piagam dan Piala diserahkan langsung oleh Ka Kwarcab Kebumen, Bpk. H. Ujang Sugiono, S.H, didampingi Guru Pembimbing Kak Ana, Kak Khikmah dan Kak Priyo.
Pagi tadi, Senin 25 November 2024, piala diserahkan ke sekolah dan diterima langsung Ibu Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd, sekaligus sebagai kado istimewa di peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang ke 79. (red-SMANSaKU-Pramuka)