SMANSAKUTO

Kupassus dan Pramuka Latihan Mitigasi Bencana bersama Damkar

Kategori : PRAMUKA   Dipublish pada tanggal 15/02/2025 14:52:27 WIB

#
PRAMUKA 15/02/2025 14:52:27 WIB Dilihat 220 kali

Kupassus dan Pramuka Latihan Mitigasi Bencana bersama Damkar

SMANSaKuNews. Sekitar 150 siswa yang tergabung dalam Kupassus dan Anggota Pramuka SMA Negeri 1 Kutowinangun mengikuti Pelatihan Mitigasi Bencana yang dipandu dari tenaga profesional Damkar, Kebumen.

Mitigasi bencana adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak terjadinya bencana. Mitigasi bencana dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadinya. Tujuan mitigasi bencana adalah untuk mengenali risiko bencana, merancang rencana penanggulangan bencana, serta tumbuhnya kesadaran akan terjadinya bencana, sehingga masyarakat dapat melakukan antisipasi secara dini.

“Ada 4 orang petugas dari Damkar Kebumen yang memberikan pelatihan mitigasi bencana. Melalui peragaan dan demontrasi, siswa dilatih untuk memiliki pengetahuan tentang bencana dan upaya penanggulangannya, seperti memadamkan kebakaran, pemadaman kompor, penjinakan hewan buas seperti ular dan langkah-langkah yang perlu dilakukan pasca terjadinya bencana” ujar Joni Purnomo, S.Pd selaku pembina Pramuka yang hadir mendampingi proses pelatihan.

Dalam kesempatan itu, Samsudin salah satu personel dari Damkar Kebumen juga memperagakan langsung bagaimana cara yang tepat melakukan penanganan dan menjinakan hewan buas seperti ular jika masuk ke dalam rumah. Samsudin juga menjelaskan bagaimana upaya memadamkan api, menggunakan apar dan mobil pemadam kebakaran.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd didampingi beberapa Bapak/Ibu guru pendamping. Tampak hadir dalam kesempatan itu, Bapak Pujiono, S.Pd selaku Waka Kesiswaan, Feris Kurniyawan, S.Pd.Jas selaku Pembina Kupassus, Damar Purnasiwi A, S.Pd, Endah, Anna, Danar dan beberapa pembina yang lain.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kutowinangun menyambut baik pelatihan ini. Pengetahuan dan ketrampilan dalam menghadapi bencana sangat diperlukan di masyarakat, sehingga siswa dapat melakukan tindakan awal yang tepat jika terjadi musibah/bencana. (red-SMANSaKu-Pramuka)

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya