Kategori : PRESTASI SISWA Dipublish pada tanggal 25/11/2024 18:37:18 WIB
SMANSaKuNews. Tiap siswa memiliki potensi yang berbeda, dan potensi tiap siswa tidak hanya soal akademik, bisa saja non akademis, termasuk bidang olah raga dan seni. Butuh latihan yang konsisten dan tekun, agar hoby dan bakat yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal. Dianti Barokah misalnya, pelajar Kelas XII/Fase FD-5 SMA Negeri 1 Kutowinangun, kegemarannya di bidang olah raga khususnya Pencak Silat ternyata membuahkan hasil. Dianti Barokah akhirnya meroket menuju singgahsana tertinggi kejuaraan Pencak Silat Nasional ke-7 PIala Pangkostrad yang diselenggarakan selama 3 hari, sejak tanggal 20-23 November 2024 untuk kelas H Putri Remaja. Dianti berangkat bersama tim Kebumen, dan berhasil menyisihkan lawan tandingnya di babak pertama dari Kabupaten Indramayu, sementara di babak final Dianti bersama Tim berhasil menaklukkan Tim dari Indramayu, Jawa Barat.
Pelajar asal Desa Lumbu Kecamatan Kutowinangun ini mengaku menggeluti olah raga cabang Pencak Silat ini sejak duduk di bangku SMP dan sudah beberapa kali menjuarai cabang Pencak Silat tingkat Kabupaten pada ajang Bupati Cup. Di tahun 2024 Dianti Barokah juga mengulang prestasi yang sama di ajang Bupati Cup, dengan keluar sebagai Juara 1 tingkat Kabupaten Kebumen.
Selain mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat di SMA Kutowinangun, Putri kedua ini juga rutin berlatih bersama club padepokan tempat dia bernaung, Merpati Putih (MP) Kutowinangun yang latihannya dilaksanakan di halaman UPT Kec, Poncowarno, bersama rekan seperguruannya.
Selain Dianti Barokah, rekan satu tim putra dari Kabupaten Kebumen juga mendapat Juara 2 di laga yang sama, yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.
Ditanya cita-citanya kedepan Dianti berharap, “Saya akan tetap akan menggeluti dunia Olah raga khususnya cabang Pencak Silat. Setelah lulus SMA nanti berencana melanjutkan kuliah jurusan olah raga, atau Jurusan Peranian dengan pengalaman prestasi yang ada” ujarnya.
Medali Emas yang dibawanya dari Jakarta, menjadi kado terindah buat Bapak dan Ibu Guru SMA Negeri 1 Kutowinangun, yang tengah merayakan Hari Guru Nasional (HGN). Medali diserahkan ke sekolah dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd (red-SMANSaKu)