Kategori : Kurikulum Dipublish pada tanggal 28/10/2024 11:01:13 WIB
SMANSaKuNews. “Asesmen Bakat dan Minat atau dikenal dengan ABM adalah tes yang mengukur potensi setiap siswa untuk memprediksi kemampuan dan minatnya pada bidang-bidang tertentu . Hasil tes ini dapat membantu individu dalam memahami diri sendiri dan menentukan pilihan yang tepat dalam bidang pendidikan dan karir”
Hal tersebut dijelaskan Pawit, S.Pd, selaku Waka Kurikulum SMA Negeri 1 Kutowinangun yang memotori kegiatan ini.
“Mulai tahun 2023 kemarin, pemerintah menyelenggarakan kegiatan ABM (Asesmen Bakat dan Minat) bagi siswa kelas XII. Meskipun kegiatan ini tidak wajib diikuti, namun SMA Negeri 1 Kutowinanagun memandang pentingnya asesmen ini bagi siswa kelas XII. Asesmen berlangsung selama 3 hari, mulai hari Senin-Rabu, 28-30 Oktober 2024 secara online. Sekolah menyiapkan 3 ruangan komputer untuk pelaksanaan ABM, sehingga pelaksanaanya tidak bersamaan, sesuai jadwal yang telah ditentukan, karena daya tampung lab komputer terbatas. Untuk siswa kelas XII yang berjumlah 10 kelas, butuh 3 hari, sehingga diperperkiraan selesai pada hari Rabu mendatang” jelas Pak Pawit.
Tes ABM berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dimana siswa harus menjawab pertanyaan yang terdiri dari aspek bakat, minat, ketrampilan dan kepribadian, secara online.
“Untuk pelaksanaan hari pertama, agak mengalami kendala teknis, sehingga pelaksanaannya molor sekitar 30 menit. Hal tersebut dikarenakan ada perubahan sofware exambro terbaru yang baru diberitahukan hari ini, sehingga semua perangkat harus dilakukan update terlebih dahulu” jelas Danar Herwinto, A.Md.Kom, salah satu teknisi komputer pada proses ABM ini.
Melalui tes ABM ini, hasilnya dapat dimanfaatkan siswa dan sekolah untuk :
Harapannya siswa setelah lulus sekolah baik yang mau melanjutkan kuliah atau bekerja akan memperoleh profesi pekerjaan atau jurusan yang tepat bagi kompetensi dirinya. (red-Kurikulum)