SMANSAKUTO

BK : Akan Lakukan Tes Diagnostik

Kategori : BK   Dipublish pada tanggal 06/09/2024 13:46:38 WIB

#
BK 06/09/2024 13:46:38 WIB Dilihat 992 kali

BK : Akan Lakukan Tes Diagnostik

SMANSaKuNews. Tes diagnostik adalah tes kemampuan dasar bagi siswa, untuk mengetahui potensi siswa. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan siswa mengembangkan dirinya sesuai dengan kompetensinya, sehingga mereka lebih terarah dalam menentukan pilihannya, khususnya pada penjurusan/peminatan siswa di kelas XI/Fase FD nantinya.

Selain dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan belajar siswa, melalui tes diagnostik juga dapat digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa dalam mempelajari sesuatu. Tes ini dapat berupa pertanyaan atau permintaan untuk melakukan sesuatu. 

Bagi guru, hasil tes nantinya juga dapat digunakan mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran yang selama ini diterapkan.

“Tes diagnostik rencana akan dilaksanakan pada di awal semester gasal yang diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas X/Fase E. Sekolah akan memfasilitasi penyelenggaraan tes ini, dengan menggandeng pihak ketiga yang memiliki kompetensi dalam melakukan tes diagnostik ini, yaitu dengan pihak NHSC (Nurul Hidayah Science Club) yang dimotori oleh Hendri Unduh, S.Pd, M.M, yang juga telah melakukan MoU dengan pihak sekolah dalam penyelenggaraan Tes/Ujian Online. Pelaksanaan tes diagnostik akan dipandu oleh Tim BK (Bimbingan Konseling) dan kepada siswa tidak akan dipungut biaya, alias gratis” jelas Muflichah Estiana, S.Pd Koordinator BK SMA Negeri 1 Kutowinangun saat dihubungi di ruang kerjanya.

Jenis tes diagnostik terdiri dari tes kognitif dan non kognitif. Dimana siswa diminta menjawab beberapa soal terkait kehidupan pribadinya, pergaulannya atau diminta menjelaskan aktivitas kehidupannya melalui bercerita, menulis, atau menggambar.

“Saat ini BK tengah membahas teknis pelaksanaanya dengan berkoordinasi bersama Waka Kurikulum, sehingga alokasi waktunya tepat jadwal pelaksanaannya” imbuhnya

“Hasil tes kemudian akan dianalisis oleh tim BK untuk dasar melakukan pendampingan dan bimbingan terkait arah pengembangan siswa, mulai dari penjurusan, pemilihan kegiatan ekstrakurikuler, dan nantinya sampai pada pemilihan perguruan tinggi sampai dengan memilih jenis pekerjaan. Saat ini BK masih berkoordinasi dengan pihak NHSC untuk penentuan waktu tes diagnostik tersebut’ ungkap Sinta Nur Aida Amalina, S.Pd.Gr selaku guru BK Kelas X di ruang kerjanya kemarin. (red-BK)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya