Kategori : Humas Dipublish pada tanggal 03/05/2025 09:42:52 WIB
SMANSaKuNews. Kegiatan rutin bimbingan rokhani (Binroh) untuk guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kutowinangun, kembali di gelar di ruang Multi Media (MM), pada hari Jum’at, 2 Mei 2025 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Hadir sebagai narasumber, Bpk. K Muctar, S.Ag dari Kemenag Kebumen.
Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd yang hadir memberikan sambutan, mengajak Bapak/Ibu Guru senantiasa memberikan pengabdian terbaik, “di tengah banyaknya dinamika dan perubahan regulasi di bidang pendidikan. Melalui kegiatan Binroh, diharapkan dapat menjadi media refleksi diri khususnya terkait tugas sehari-hari dalam mendampingi para siswa” ungkap Bu Tri
Sementara Kyai Miftah, S.Ag dalam ceramahnya menguraikan tentang pentingnya menumbuhkan sikap positif dalam diri kita, bahkan jika perlu kita senantiasa membalas kebaikan pada orang yang telah berbuat keburukan/dholim pada kita sekalipun. Sikap ini adalah sikap dan akhlak luhur Rasulullah SAW dan ajaran Islam untuk menolak kejahatan dengan cara yang lebih baik.
Menyinggung tentang peran dan tugas serta kewajiban seorang perempuan, Kyai Miftah mengingatkan pentingnya ridho seorang suami pada istrinya, sehingga jangan sampai terjadi seorang istri melampaui peran suami sebagai Imamnya. “Jangan sampai babon mentu jalune” ungkapnya. Kiasan tersebut menggambarkan bagaimana kewenangan seorang perempuan (istri) yang melampaui kewenangan seorang laki-laki (suami).
Pak Miftah juga mengkorelakikan tingginya angka perceraian di Jawa Tengah, khususnya di Kebumen. Tercatat di tahun 2024 saja ada 2.372 kasus perceraian dan umumnya kategori gugat cerai, artinya pihak istri yang mengajukan gugatan bercerai. Kondisi ini sangat mungkin adanya keterkaitan, peran seorang istri yang telah melampaui kodratnya. (red-SMANSaKu)