Gitaris band Human Eror

Penulis : Nur Fauziah XI MIA 2
Tanggal :02 Maret 2016

Kalian pasti tahu siapa cowok yang satu ini. Gitaris dari band Human Eror di SMA N 1 Kutowinangun bernama Dimas Arendra Inggita atau sering dipanggil Dimas yang lahir di Kebumen 26 Desember 1995 ini adalah salah satu siswa kebanggaan SMA tercinta ini dalam bidang non akademik.
     Anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Masirun SP,d dan Sri Sugianti yang tinggal di Ambal Resmi RT/RW 01/02 Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen ini telah memperoleh segudang prestasi sejak kecil hingga sekarang. Prestasi yang telah diraih antaranya saat SD juara macapat, karawitan, nari, rebana, saat SMP menjuarai beberapa pertandingan voli dan tercatat dalam barisan Dewan Pramuka dan OSIS yang aktif. Di SMA selain menjadi OSIS yang aktif, Dimas juga menjuarai beberapa pertantandingan voli dan festival band antaranya festival band di IAINU, di alun alun dan yang terakhir saat HUT SMA N 1 Kutowinangun.
“voli itu olahraga yang tidak beresiko tinggi karena tidak bersentuhan langsung dengan lawan” itulah alasan Dimas menjadikan voli sebagai hobi yang membanggakan. Selain voli dan makan, dia juga hobi main musik, hobi musiknya telah menjadikan Dimas sebagai salah satu gitaris handal yang pernah dimiliki oleh SMA N 1 Kutowinangun, “Musik itu bagian dari hidup, tanpa musik hidup akan terasa hampa” katanya. Walaupun dari keluarga sudah resalur bakat menjadi atlite voli, Dimas lebih memilih menggeluti hobi musiknya itu karena satu jalur dengan cita citanya. Dibalik sifat konyolnya teryata Dimas memiliki banyak cita- cita yang sangat mengagumkan antaranya menjadi musisi Internasional, bekerja di kapal pesiar sambil memperkenalkan budaya Indonesia khususnya dalam bidang musik ke mancanegara. Wow.....
Jhon Peter Petrucci, gitaris Amerika yang merupakan anggota grup progresif metal Dream Theater adalah salah satu idola Dimas. Mungkin dari Jhom Peterlah yang telah menginspirasi Dimas untuk mengaransement lagu lagu. Hasil aransementnya bisa terdengar dari lagu lagu yang dipersembahkan oleh Human Eror. Kepiawaiannya dalam bermain gitar sudah terlatih sejak kelas 6 SD, awalnya dia hanya menjadi anggota band untuk perpisahan SD namun kemudian dia bergabung dengan band di Ambal dan sekarang menjadi gitaris di SMA N 1 Kutowinangun
    Prinsip dalam hidupnya adalah “Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita terus berusaha”, perinsip yang membuat dia optimis untuk mendapatkan apa yang dia mau. Dan dia mempunyai tips untuk mejalani semua ini. Tips ini adalah jadilah anak yang membanggakan dan berguna untuk orang tua dan negara.